Analisis Sungkan vs Takut

Saya membuat judul ini karena saya pernah merasakan kehebatan dari salah satu kata tersebut. Sehingga akan saya bagikan sebagai salah satu modal tindakan anda untuk berbisnis atau bekerja. Dengan harapan setelah anda melakukannya anda akan merasa nyaman dengan bisnis yang sedang anda dalami.

Yang namanya analisa tentu kita akan menilai dari apa yang akan kita nilai, dan pada kesempatan ini kita akan menganalusis antara Sungkan dengan takut. Yang akan kami bahas antara sungkan vs takut ini adalah sebuah rasa yang dialami oleh karyawan atau nasabah kita, intinya kolega kita dalam menjalankan sebuah bisnis.

Pernah terungkap dari seorang karyawan bahwa ''saya takut dengan bos'' dan disalah satu kesempatan yang lain pernah juga saya mendengar sebuah ucapan ''saya sumgkan dengan bos!' Sungkan adalah sebuah rasa tidak enak/malu kepada orang lain bisa dikarenakan ada sebuah hal yang menjadi tanggung jawabnya belum terselesaikan atau yang lainnya.

Dan yang menjadi Pembahasan disini adalah untuk membuat sikap karyawan kepada kita tersebut lebih baik membuat mereka karena takut atau karena sungkan?

Penyebab karyawan takut dan sungkan

Kita tentu sudah tahu bagaimana rasa takut itu kita rasa dan bagaimana rasa sungkan / tidak enak itu akan muncul. Jika mereka para karyawan mengerjakan tugasnya karena takut kepada kita maka berarti mereka akan mengerjakan tugasnya seperti ada paksaan, dan jika pekerjaan atas landasan takut maka akan membuat mereka kurang nyaman.

Berbeda jika mereka mengerjakan tugasnya karena sungkan maka mereka akan mengerjakan tugasnya dengan landasan malu dan sikap malu ini sebenarnya tidak ada paksaan sama sekali namun rasa sungkan tersebut efeknya akan lebih besar dari pada rasa takut.

Dari sini kita sudah bisa memahami bahwa membuat karyawan sungkan itu lebih baik dari pada membuat mereka karena takut. Jadi menurut saya serta pengalaman yang telah saya singgung diawal pembahasan diatas bahwa membuat mereka sungkan adalah kekuatan yang hebat Untuk membuat mereka mengerjakan yang menjadi tanggung jawabnya.

Bagaimana membangun rasa sungkan karyawan

Disini langsung saya beri sub judul bagaimana membangun rasa sungkan karyawan tidak membahas bagaimana membangun rasa takut terlebih dahulu hal ini karena saya lebih memilih rasa sungkan lebih utama dari pada rasa takut. Selain dari pada itu untuk membangun rasa takut itu begitu mudah yaitu tinggal anda bersikap tegas, keras, sangar dan memberi sanksi bagi pelanggar maka pasti mereka akan takut.

Namun untuk membangun rasa sungkan para karyawan itu sebaliknya dari membangun rasa takut yaitu kita harus bisa :
  1. bersikap Ramah kepada karyawan
  2. sopan kepada mereka
  3. menghargai hasil tugas walaupun masih ada yang salah dan untuk diperbaiki lagi.
  4. serta sifat religi kita yang telah tertanam pada diri kita.
dari keempat point diatas yang paling penting adalah point ke 4 yaitu sifat religi kita, Karena secara fitrah manusia akan menerima serta menghargai agama dan jika anda membidangi agama tersebut tentu mereka akan merasa sungkan.

Jadi sudah mulai meruncing bahwa menurut saya menyikapi hal tersebut diatas untuk membuat karyawan kita lebih giat kerja dan bertanggung jawab adalah buatlah mereka karena sungkan dan jangan buat mereka Karena takut. Semoga bisnis anda akan semakin maju dan terus menghasilkan karyawan-karyawan yang bertanggung jawab untuk meraih rezeki yang halal, melimpah dan barokah. Happy earning..!

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Analisis Sungkan vs Takut"

  1. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    ReplyDelete

Ada pertanyaan? silahkan di kolom komentar